Banjir yang terjadi pada hari Rabu, 21 September 2016 merendam 8 kecamatan di wilayah Kab. Garut dengan ketinggian 60 – 100 cm. Banjir yang disebabkan oleh hujan deras yang melanda wilayah tersebut sejak hari Selasa, 20 September 2016, mengakibatkan sungai Cimanuk yang melintasi wilayah Kab. Garut tiba – tiba meluap dan membanjiri wilayah di sekitarnya.

Hingga tanggal 26 September 2016, 31 orang meninggal dunia dan 20 orang masih dilaporkan hilang akibat bencana ini. Sekitar 1.000 orang terpaksa mengungsi karena rumah yang rusak parah akibat bencana banjir tersebut diungsikan ke 4 posko pengungsian di wilayah Bayongbong, Tarumanegara, Kodim 0611 Garut, dan Cimacan. (Data BPBD Jawa Barat 26 September 2016).

 

 

 

Presiden Direktur KTB, Hisashi Ishimaki, secara simbolis menyerahkan langsung KTB Rescue Car kepada Subhan selaku Direktur General Affairs ACT pada hari Senin, 26 September 2016 di KTB Pulo Mas. KTB Rescue Car akan digunakan oleh ACT selama 1 bulan di lokasi bencana untuk evakuasi korban, distribusi bantuan ke wilayah yang sulit dijangkau dan bantuan untuk penataan wilayah yang terdampak bencana.Sebagai wujud tanggung jawab sosial terhadap masyarakat, PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors turut membantu dengan mengirimkan 1 Unit KTB Rescue Car ke wilayah bencana untuk proses evakuasi korban dan penanganan wilayah bencana bekerjasama dengan salah satu lembaga sosial kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT). 

    

 

KTB Rescue Car merupakan kendaraan cepat tanggap bencana sebagai salah satu bentuk implementasi Corporate Social Responsibility (CSR) KTB yang berkesinambungan di bidang kemanusiaan dan kesehatan. Kendaraan tersebut merupakan Strada Triton HDX (4x4) yang dilengkapi dengan winch dengan kapasitas 4 ton, front and rear bar, lampu sorot untuk menunjang penggunaan kendaraan tersebut pada daerah bencana.